
Cara pasang kabel kompresor kulkas sering bikin bingung, terutama buat kamu yang baru pertama kali bongkar bagian belakang kulkas. Salah sedikit, kulkas bisa nggak nyala, MCB turun, atau kompresor malah makin stres. Padahal, kalau dipahami pelan-pelan, pemasangan kabel kompresor kulkas itu sebenarnya logis dan bisa dipelajari.
Artikel ini dibuat khusus buat kamu yang ingin paham alur pemasangan kabel kompresor, bukan cuma asal colok. Bahasanya santai, nggak ribet, tapi tetap aman dan informatif. Jadi, bukan cuma kulkas yang dingin, kepala juga tetap adem 😄
Mengenal Komponen Kabel pada Kompresor Kulkas
Sebelum masuk ke cara pasang, penting banget kenal dulu bagian-bagiannya. Jangan sampai pasang kabel tapi nggak tahu fungsinya.
Komponen Utama di Kompresor Kulkas
- Kompresor → Jantung kulkas, tugasnya memompa freon
- Relay (PTC atau relay starter) → Membantu kompresor start
- Overload / Thermal Protector → Pengaman panas berlebih
- Kabel listrik (fase & netral) → Sumber daya dari listrik rumah
Biasanya di bagian terminal kompresor ada 3 pin yang sering bikin orang garuk-garuk kepala.
Mengenal 3 Pin pada Kompresor Kulkas
Hampir semua kompresor kulkas punya 3 pin, yaitu:
- C (Common)
- R (Run)
- S (Start)
Kalau diibaratkan:
- C = titik kumpul
- R = jalur kerja normal
- S = jalur bantuan saat start
Kalau salah pasang? Kompresor bisa berdengung doang atau malah mati total.
Cara Pasang Kabel Kompresor Kulkas dengan Benar
1. Pastikan Listrik Benar-Benar Mati
Ini wajib, bro.
Cabut steker kulkas dari stop kontak. Jangan cuma dimatikan lewat saklar, karena listrik itu licik—kelihatan mati, tapi masih ada.
2. Pasang Relay dan Overload di Posisi yang Tepat
Biasanya:
- Relay dipasang ke pin Start (S)
- Overload dipasang ke pin Common (C)
Kedua komponen ini sering jadi satu unit, jadi tinggal colok ke terminal kompresor sesuai bentuknya.
Kalau relay dan overload sudah benar, setengah perjuangan selesai.
3. Sambungkan Kabel Fase dan Netral
Umumnya pemasangan kabelnya seperti ini:
- Kabel fase (L) → masuk ke relay
- Kabel netral (N) → masuk ke overload
Dari relay dan overload inilah listrik mengalir ke pin-pinnya masing-masing di kompresor.
Catatan penting:
Warna kabel bisa beda-beda tergantung merek kulkas. Jadi jangan cuma andalkan warna, tapi pahami jalurnya.
4. Pastikan Semua Koneksi Kencang
- Tidak ada kabel longgar
- Tidak ada soket miring
- Tidak ada bekas gosong
Kabel yang longgar bisa bikin kompresor panas dan cepat rusak. Ibaratnya, kompresor lagi kerja keras tapi kabelnya setengah niat.
5. Cek Grounding (Jika Ada)
Beberapa kulkas punya kabel grounding (biasanya warna hijau-kuning).
Pastikan kabel ini terpasang ke bodi kulkas untuk keamanan.
Ciri-Ciri Pemasangan Kabel Kompresor Sudah Benar
Kalau pemasangan sukses, biasanya:
- Kompresor langsung menyala halus
- Tidak ada suara “ngung” berkepanjangan
- Kulkas mulai terasa dingin setelah beberapa menit
- Tidak ada panas berlebih di area kompresor
Kalau baru nyala sebentar lalu mati, kemungkinan:
- Relay lemah
- Overload rusak
- Kabel belum pas
Kesalahan Umum Saat Pasang Kabel Kompresor Kulkas
Biar kamu nggak mengulang kesalahan klasik, hindari hal ini:
- Menukar posisi relay dan overload
- Kabel dipasang terbalik tanpa paham jalur
- Soket dipaksa masuk padahal tidak pas
- Mencoba menyalakan tanpa relay (ini bahaya)
Ingat, kompresor itu mahal. Jangan dijadikan bahan eksperimen berlebihan.
Tips Aman Saat Memasang Kabel Kompresor
- Gunakan sarung tangan kerja
- Foto posisi awal sebelum dilepas
- Jangan ragu cek pakai multitester
- Kalau ragu, berhenti dulu (bukan mundur, tapi mikir 😄)
Lebih baik pelan tapi benar, daripada cepat tapi kulkas KO.
Kapan Sebaiknya Panggil Teknisi?
Sebaiknya tidak memaksakan pasang sendiri jika:
- Kompresor sering mati-nyala
- Kabel terlihat terbakar
- Tidak paham pin C, R, dan S
- Kulkas masih garansi
Kadang hemat biaya bukan berarti harus nekat.
Kesimpulan
Sekarang kamu sudah punya gambaran jelas tentang cara pasang kabel kompresor kulkas yang benar dan aman. Kuncinya ada di, Mengenali pin kompresor, Memahami fungsi relay dan overload, Memasang kabel sesuai jalur, bukan asal colok
Kalau dilakukan dengan benar, kulkas bisa kembali dingin dan bekerja normal. Tapi kalau masih ragu, jangan gengsi minta bantuan teknisi—yang penting kulkas selamat.